Menu
 

Meski jumlah kecelakaan jalan raya saat arus mudik dan balik mudik Lebaran sangat banyak — terutama melibatkan pesepedamotor, tidak membuat para pemudik dengan sepedamotor jera. Kecelakaan yang melibatkan para pengguna sepedamotor tidak hanya terjadi ketika mudik , namun ketika harian dan jarak jauh atau touring. Kecelakaan kerap menimpa pesepedamotor. Contohnya, pasangan suami-istri Denny (35) dan iMellisa (30) yang tewas saat touring Jakarta- Bali. Mereka merupakan bagian dari 15 peserta touring.  Kecelakaan ini terjadi pada 2012.Wijaya Kusuma Subroto, pelatih defensive driving dari ORD, mengatakan, salah satu penyebab kecelakaan adalah kurangnya kemampuan pengendara  menguasai kendaraan. Banyak sekali pengendara sepedamotor yang tidak menguasai kendaraannya, tidak mengenal karakter kendaraannya, menjadi alasan utama kecelakaan.“Kita harus selalu ingat, kendaraan roda-dua itu sangat berbeda dengan kendaraan roda-empat.  Dampak kecelakaan pada roda-dua lebih besar, risiko luka atau bahkan meninggal dunia mempunyai kecenderungan lebih besar. Hal ini terjadi karena kecelakaan kendaraan roda-dua berdampak langsung pada pengendara, berbeda dengan mobil yang terlindungi oleh bagian luar kendaraan (outershell) mulai dari bumper, tubuh kendaraan, airbag, seatbelt dan lain-lain,” jelas Wijaya.Lebih lanjut, Wijaya menjelaskan, setiap pengendara tidak boleh lengah sedikit pun, tidak boleh terbawa nafsu, harus siap faktor fisik (personal) dan menguasai kendaraannya sebelum memutuskan ikut dalam suatu rombongan berkendara. Ibarat kata, tidak ada ruang kesalahan bagi pengendara (no room for error). Anda salah maka Anda celaka.Sebelum melakukan perjalanan Biasakan melakukan manajemen waktu dan manajemen perjalanan. Tentukan arah tujuan dan route yang akan dilewati.Cek kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan jauh. Pengecekan meliputi kelistrikan (lampu-lampu, klakson), oli, kondisi mesin, ban, rantai, dan sistem penegreman.Jika, Anda hendak melakukan perjalanan jauh, jangan membawa barang bawaan melebihi kapasitas daya angkut sepedamotor. Selalu pergunakan pakaian berkendara yang dilengkapi dengan body protector bagian siku dan lutut, serta gunakan helm full face.Pria penggemar offroad ini pun menyarankan agar setiap 4 jam perjalanan Anda istirahat.Menurut Dapurpacu.com Tidak salah juga jika rider yang melakukan perjalanan jauh sebaiknya setiap 2 jam istirahat, waktu istirahat 15-30 menit. Beristirahatlah di tempat-tempat aman dan nyaman seperti kantor kepolisian. [dp/Ric]


View the original article here

Posting Komentar

 
Top