Menu
 

Author: - otomotifnet.com

Sistem cuk Yamaha New Nouvo Z terbilang modern. Enggak lagi model manual lewat tarik tuas tapi sudah bekerja otomatis (auto choke). Saat dibutuhkan (mesin dingin), katup cuk secara otomatis bekerja. Nah, berhubung semuanya bekerja secara electrical maka prosedur pengecekan juga berbeda dengan tipe manual.

"Pengecekan kerja auto choke bisa dilakukan dengan ditiup dan mengukur tahanan PTC thermistor dan thermo switch. Alat yang digunakan pipa diameter 3,3 mm dan multitester," beber Muhamad Abidin, Manager Technical Department, Service Division, PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI).

Sebelumnya harus diketahui dahulu lubang in (masuk) dan out (keluar) dari starter air passage (gbr.1). Lepaskan karburator dari dudukan. Masukkan slang 3,3 mm pada lubang in atau gunakan angin bertekanan dari kompresor. Lalu tiuplah slang (gbr.2). Kalo udara keluar dari saluran out berarti auto choke bagus.


Sebaliknya jika udara di saluran keluar tersumbat berarti auto choke bermasalah. Tambah Abidin, ketika kondisi dingin volume wax di dalam auto choke mengecil. Sehingga saluran starter air passage kondisi terbuka untuk menambahkan gas pembakaran.

Selanjutnya ukur tahanan PTC thermistor. Lepas sambungan kedua kabel auto choke. Multitester posisi ohmmeter. Tahanan standar yang terukur sebesar 30 ohm.

Belum cukup sampai di sini. Untuk memastikan kinerja auto choke juga dilakukan dengan mengalirkan arus listrik. Sambungkan kedua kabel auto choke dengan terminal aki selama 5 menit. Lalu tiup lubang masuk melalui pipa 3,3 mm yang tadi (gbr.3). Jika udara pada lubang out tersumbat berarti auto choke bagus.

Cek Thermo Switch
Selain memeriksa unit auto choke, untuk memastikan kinerja sistem cuk otomatis masih baik atau tidak juga dilakukan dengan memeriksa thermo switch. Siapkan termometer, multitester dan air dalam nampan untuk merebus thermo switch (gbr.4). Hati-hati, thermo switch jangan sampai jatuh karena sangat sensitif.

Posting Komentar

 
Top