Menu
 

Seperti telah dijelaskan pada bagian sebelumnya, bahwa hampir semua rangkaian kelistrikan pada sepeda motor terdapat tahanan (resistor). Bentuk tahanan pada rangkaian bisa berupa tahanan pada bola lampu atau kumparan maupun tahanan (resistor) biasa. Contoh aplikasi/penggunaan jenis rangkaian, baik rangkaian seri, paralel maupun gabungan seri - paralel pada sepeda motor bisa ditemukan dalam sistem penerangan (lampu-lampu dan tanda belok/sein), sistem pengisian yang menggunakan pengaturan tegangan (voltage regulator) secara elektronik, dan sistem pengapian elektronik. Diantara contoh-contoh tersebut yaitu sistem tanda belok (turn signal) yang menggunakan flasher tipe kapasitor seperti gambar di bawah ini:
Aplikasi jenis-jenis rangkaian
pada sepeda motor
Berdasarkan gambar di atas dapat dilihat bahwa rangkaian kelistrikan sistem tanda belok tersebut memiliki jenis rangkaian, yaitu:
a. Rangkaian kombinasi seri - paralel antara tahanan (R) dengan kumparan L1 dan L2
b. Rangkaian paralel antara lampu sein kiri depan dengan lampu sein kiri belakang
Sedangkan untuk menjelaskan salah satu aplikasi rangkaian seri pada sepeda motor, lihat gambar 3.16 pada pembahasan zener diode.
Dalam gambar tersebut terdapat rangkaian seri antara R3 dan R4.

Posting Komentar

 
Top